PEMERINTAH TERHADAP UMKM DALAM PANDEMIK COVID-19
Penurunan UMKM
Sedangkan survei dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis di
Universitas Padjadjaran, hampir sama yakni 47% UMKM di Jawa Barat sudah
berhenti. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada
diskusi secara virtual di Jakarta. Salah satunya contohnya dari databooks berdampak pada UMKM di bidang pariwisata.
Pada kedua unit usaha tersebut, lingkup usaha mikro yang
paling besar terdampak, yaitu sebanyak 27% usaha mikro pada unit usaha makanan
dan minuman dan 17,03% pada kerajinan dari kayu dan rotan. Sebagai informasi,
total kerugian dari sektor pariwisata mencapai US$ 2 miliar dengan penurunan
pertumbuhan pesawat sebesar 0,013%, penyediaan akomodasi sebesar 0,008%, dan
makanan minuman sebesar 0,006%.
Namun, UMKM memiliki mengalami berbagai tantangan seperti belum mampu menggunakan internet (34%) dan kurangnya pengetahuan menjalankan usaha online (23,8%). Lalu, pegawai tak siap (19,9%), infrastruktur tidak layak (18,4%), dana kurang memadai (9,7%), dan banyaknya pesaing (3,4%).
Reaksi Pemerintah
Berdasarkan post katadata lainnya, menyiapkan enam langkah untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM yang terdampak pandemi corona. Menteri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan enam program yang telah disusun yakni perluasan akses pasar, peningkatan daya saing, pengembangan kewirausahaan, akselerasi pembiayaan dan investasi, kemudahan dan kesempatan berusaha dan koordinasi lintas sektor. Nantinya, program tersebut akan dijalankan di setiap daerah.
UMKM beroperasi dalam teknologi digital
Penanganan Pemerintah terhadap UMKM dapat memberikan bantuan dalam melancarkan usaha yang dijalani, digitalisasi dalam era teknologi yang semakin maju ini yang sesuai dengan langkah dari pencapaian tujuan seperti kesejahteraan para pelaku UMKM dan kestabilan/ peningkatan pendapatan yang dapat didapatkan nanti.
Penulis : Hilya Nurhidayanti
(dalam program kegiatan KKN Universitas Siliwangi 2020)

Komentar
Posting Komentar