gambar diambil dari sini
Online
Kondisi saat ini yang melanda Indonesia, membuat banyak kekhawatiran dalam berbagai hal salah satunya aktivitas berbelanja. apakah harus memilih cara offline yang mendatangi toko/tempat berbelanja nya seara langsung atau offline yang tidak perlu datang namun mendapatkan produk agak lama bahkan terkadang tidak terestimasi kedatangannya di tangan.
Aplikasi belanja online
Penggunaan aplikasi belanja online, berdasarkan post Katadata.co.id dalam siaran pers, Senin (13/4), ADA mencatat penggunaan
aplikasi belanja online melonjak hingga 300% ketika social distancing
diterapkan, demi menanggulangi penyebaran virus corona atau Covid-19. Kunjungan
ke pusat perbelanjaan anjlok akibat Covid-19. Penurunan banyak terjadi sejak 15
Maret 2020, dengan rata-rata penurunan kunjungan di beberapa pusat perbelanjaan
berkisar lebih dari 50%, dibandingkan dengan awal 2020.
Produk yang dibeli masyarakat berupa perlengkapan rumah, fashion, produk kesehatan, elektronik, alat tulis dan lainnya. perubahan perilaku masyarakat menuju belanja online sangat meningkat drastis pada saat pandemik ini berlangsung dibanding sebelumnya.
Offline
Dalam fase new normal ini, masyarakat dapat melakukan pembelian secara offline namun dengan memperhatikan beberapa hal seperti protokol kesehatan dan keadaan toko yang didatangi. Physical distancing masih bisa dilakukan dengan terus berjarak setidaknya 1 meter dan minimalkan kontak langsung dengan orang lain.
Protokol Kesehatan
Berikut Protokol
Kesehatan dan fasilitas umum HK.01/07/MENKES/382/2020 dari Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), dikutip dari akun Instagram.
1. Perlindungan
kesehatan individu Kesehatan individu memuat penggunaan masker, cuci
tangan pakai sabun, jaga jarak, dan peningkatan imunitas tubuh.
2.
Perlindungan kesehatan masyarakat Kesehatan masyarakat dilakukan dengan prevent (pencegahan), detect (penemuan kasus), dan respons
(Penanganan).
3. Tempat dan fasilitas umum yaitu pasar dan sejenisnya, pusat perbelanjaan Mall, pertokoan
dan sejenisnya, serta hotel, rumah makan, sarana dan
kegiatan olahraga, moda transportasi, stasiun/terminal/pelabuhan/bandara,
salon, jasa ekonomi kreatif, dalam kegiatan keagamaan dan jasa penyelenggaraan
event.
Manfaatkan transaksi nontunai
Metode pembayaran yang paling sering digunakan masyarakat saat ini berdasarkan post databoksKatadata.co.id
Online/Offline
Kedua metode ini dapat dipilih berdasarkan preferensi masing-masing, kita dapat memilih metode online tanpa mengeluarka tenaga dan menunggu belanja sampai di rumah dengan aman. Selain itu, kita juga masih dapat melakukan pembelanjaan offline asalkan memperhatikan protokol kesehatan dalam tubuh kita dan mendapatkan produk lebih cepat dan kesehatan masih terjaga untuk melaksanakan aktivitas menyenangkan di esok hari. Jadi, mending pilih beli online/offline?
Penulis : Hilya Nurhidayanti
(dalam program kegiatan KKN Universitas Siliwangi 2020)


Komentar
Posting Komentar